Pernah terbayangkan atau terfikirkankah dalam hidup kita berapa kali kita menangisi hidup ini, sendiri merenung dan menyesal atas apa yang pernah kita lakukan di masa lalu…..
Atau mungkin bagi kebanyakan orang memandang LIFE IS SIMPLE…….. benar – benar sederhana dan mudah dalam melangkah?
Berapa kesempatan yang ingin anda ciptakan atau tinggalkan dalam hidup ini?
ini ada beberapa ilustrasi yang akan saya contohkan :
Yang pertama : Seorang anak atau bahkan saya sendiri mengalami Phobia terhadap darah bagaimana hal ini bisa terjadi tentu saja sebuah rasa takut atau trauma atas kejadian tersbut
namun akan saya ulas di sini… kejadian tersebut terjadi ketika saya perjalanan pulang dari surabaya arah gresik melihat kecelakaan dimana kepala dari korban terlindas Truk Kontainer hingga penyet hancur dan mati seketika,, bau anyir amis di tambah bukti fisik berupa jimbahan darah setimmba dan ceceran otak yang menyebar kemanapun membuat nuansa semakin Histeris….. ada dua Hal yang bisa di petik di sana “Saya menjadi Takut darah ini Trauma memori jangka panjang Long Term Memori bahkan hingga saat ini dan selanjutnya adalah Berkendaraan menjadi lebih lirih ini Short Term Memory ” kenapa saya bilang begitu karena keinginan saya sebagai warga pribumi dan asli indonesia untuk berkendaraan lambat hanya mengalir hangat – hangat tai kucing tidak lebih dari 1 minggu and hasilnya kembali menjadi pengendara liar tanpa mengenang masa mencekam histeris dimana kecelakaan tersebut berlangsung,,,, anda paham dengan maksud saya?
Yang Kedua : anda tentu pernah atau bahkan lebih sering dari saya mendengar beberapa percakapan dan kata-kata orang dewasa.. “Kalau mau bisa berenang harus pernah tenggelam dan minum airnya” atau “kalau ingin bisa naik sepeda sudah pernah jatuh” ini sebuah skeptis terhadap sesuatu yang berlebihan atau memang kenyataan yyang harus kita pertahankan turun temurun? sayapun pernah mengalami hal tersebut, Tinggal di sebuah pulau yang tepat penutup bagi indonesia bagian timur di wajibkan harus bisa menjadi perenang yang handal,bagaimana tidak. perjalanan anda selama 7hari di jalur laut butuh skill seperti itu… or jalur udara +- 3Jam itupun masih ttransit tetap bayangannya Laut membayangi anda,, jadi anak SD yang masih amatiran saya pernah tenggelam karena mungkin mitos itu atau ntah menjadi kutukan bagi siswa amatir tanpa tentor alhasil mulut berbusa dipenuhi air dan teman kecilku lah yang menolongku melemparkan tali dan menarikku ke pinggir,,, bila tidak mungkin hari inipun saya tidak bisa berbagi cerita ini ke kalian…. apa saya menyesal? bila anda jadi sayaa???
Yang ketiga : “Menembak seorang gadis?” di terima dan di tolak .. apa anda akan minta
kesempatan lagi darinya?
To Be Continued ….
